watch sexy videos at nza-vids!
alternator


Author: Ridwan
Batere dengan kapasitas tertentu,
tidak memungkinkan dipakai
secara terus-menerus mensuplai
kebutuhan listrik pada mesin atau
komponen lainnya pada mobil. Oleh karena itu, pada mobil
dibutuhkan
suatu sistem yang dapat mengisi
batere kembali sekaiigus sebagai sumber listrik yang mensuplai listrik
langsung ke komponen
memerlukan pada saat mesin
dihidupkan. Sistem ini disebut si
pengisian. Komporen— komponen utama sistem pengisian terdiri
batere, alternator; dem regulator,
seperti ditunjukkan pada gambar 1. Alfernulor
Alternator adalah generator
pembangkit listrik, yang mengubah
energi mekanik dari putaran mesin
menjadi tenaga listrik. Alternatif
memsuplai kebutuhan listrik pada mobil sewaktu mesin hidup. Tetapi
apabila jumlah pemakaian listrik lebih
besar daripada yang dihasilin
alternator, maka batere lkut memikul
beban kelistrikan tersebut memperllhatkan konstruksi
alternator, Alternator digerakkan oleh poros
engkol melalui tali kipas
Dengan berputamya puli alternator,
maka rotornya akan berputar
menghasilkan arus listrik bolak-balik
pada stator. Arus listrik bolak balik ini kemudian diubah menjadi
arus searah oleh rangkaian dioda. Bagian bagian alternator
a. PuIi
Puli berfungsi sebagai tempat tali
kipas pemindah gerak putar dari
poros engkol menjadi gerak putar
rotor. b. Kipas
Kipas berfungsi mendinginkan
ramgkaian dioda dan kumparan
kumparan pada alternator. c. Rotor
Didalam alternator, rotor merupakan
bagian yang bergerak (berputar)
Pada rotor terdapat kumparan rotor
yang berfungsi menimbulkan
kemagnetan. Kutu kuku pada rotor berfungsi sebagai kutub-kutub
magnet dan dua slip ring berfungsi
sebagai perantara penyaluran listrik
ke kumparan rotor. Perhatikan d. Stator Stator terdiri atas stator core (inti) dan
kumparan
stator yang diletakkan pada frame
depan dan belakang. Stator core
buat dari beberapa lapisan pelat besi
tipis dan mempunyai alur pada bagian dalamnya untuk
menempatkan kumparan stator.
Stator
akan mengalirkan fluks magnetik
yang disuplai oleh inti rotor
sedemikian rupa, sehingga fluks magnet akan
menghasilkan efek maksimum.
pada saat melalui kumparan stator. e. End frame ·
Pada end frame terdapat stator dan
rotor serta lubang-lubang
untuk mangalirkan udara pendingin. f. Rectifier
Rectifier merupakan rangkaian 6 atau
8 dioda sedernikian rupa,
yang berfungsi mengubah arus
bolak-balik (AC) yang dihasilkan
menjadi arus searah (DC). g. Regulator
Regulator berfungsi mengatur besar
arus listrik yang masuk ke
dalam kumparan rotor, sehingga
tegangan yang dihasilkan oleh
alternator tetap (konstan) sesuai dengan harga
yang telah ditentukan, walaupun
putaran mesin yang menggerakkan
berubah-ubah. Di samping itu
regulator juga berfungsi pengisian
pada batere apabila batere telah penuh dan alternator sudah dapat
menyuplai arus listrik sendiri ke
bagian yang memerlukan arus listrik. Ada dua tipe regulator, yaitu tipe
point dan tipe tanpa poin (biasa disebut IC
regulator; IC regulator memiliki ciri tertentu,
yaitu :
- Ukurannya kecil dan outputnya
tinggi.
- Tidak memerlukan penyetelan
voltase (tegangan). - Mempunyai sifat kompensasi
temperatur untuk kontrol tegangan
saat pengisian batere dan suplai ke
lampu-lampu.